2. Gajah Sumatera





Hewan besar, yang terkenal dengan telinga lebar dan belalainya ini menjadi salah satu satwa langka dan perlu di lindungi. Sesuai dengan namanya, habitat asli dari gajah ini tentu saja berada di Sumatra, Indonesia. Sayangnya spesies gajah ini terus menurun dari tahun ke tahun. Bahkan dalam kurun waktu 25 tahun terakhir ini, penurunan sampai berkisar 80% yang di sebabkan karena deforestasi. Gajah Asia yang terkenal memiliki tubuh paling kecil ini hampir kehilangan habitatnya. Keberadaaannya saat ini hanya tersisa sekitar 2.400 ekor sampai dengan 2.800 ekor saja yanng masih bertahan di alam liar. Namun pada hasil akhirnya adalah sebanyak 65% dari populasina tadi akhirnya mati. Ini terjadi karena semuanya sudah di buru oleh manusia. Susanya tinggal 35% juga ikut menyusul karena kondisi keracunan. Mereka juga sudah kehilangan tempat tinggal. Sebab habitat dahulunya yang menjadi rumah mereka, sekarang sudah di alih fungsikan sebagai lahan perkebunan.

Karakteristik Elephas maximus sumatranus jantan ini memiliki gading yang relatif lebih kecil dari sebangsanya yang lain. Tapi entah mengapa, pemburu tetap tergila gila untuk memburunya demi perdagangan gelap. Inilah yang menyebabkan rasio pertumbuhan dan perkembangbiakan hewan antara gajah jantan dan betina mengalami ketidak seimbangan. Hal inilah yang menyebabkan mereka susah untuk bertahan di dunia.




Penulis : Tommy Riandi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Lemur bambu besar

4. Penyu Belimbing

5. Gorila dataran rendah